Aku ingin jadi 'rumah' yang paling nyaman, tempat orang-orang yang aku sayang pulang. Menjadi lifetime supporter yang tak pernah absen merayakan kemenangan kecil mereka, dan menjadi orang yang memeluknya saat dunia sedang terasa tidak adil. Aku ingin memastikan bahwa sejauh apapun mereka melangkah, mereka tau persis kemana harus kembali untuk merasa tenang setelahnya. Karena pada akhirnya aku ingin menjadi tempat singgah yang hening, saat dunia mereka sedang gaduh-gaduhnya.
Rasanya aku siap diciptakan untuk itu. Untuk menjadi saksi bisu setiap pertumbuhan mereka, menjadi orang yang tetap berdiri di garis finish bahkan ketika mereka merasa tidak sedang memenangkan apapun.
Tanganku mungkin tidak bisa menyelesaikan semua masalah mereka, tapi aku tau tangan ku diciptakan untuk menggenggam erat saat mereka gemetar. Hatiku mungkin bisa ikut terluka saat mereka jatuh, tapi disanalah letak kekuatannya; agar mereka tidak pernah merasa sendirian saat menanggung beban.
Aku tidak keberatan menjadi 'akar' yang tak terlihat, selama mereka bisa tumbuh menjadi pohon yang rimbun dan bunga yang mekar dengan indah. Karena bagiku, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dari pada melihat orang-orang yang aku sayangi merasa 'penuh' hanya karena mereka tau bahwa mereka memiliki aku.
0 comments:
Posting Komentar